Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Rejeki Bulan Puasa

Datangnya bulan suci ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pedagang takjil dadakan di Kota Kediri. Mereka meraup omset jutaan rupiah, hanya dalam waktu 3-4 jam per harinya.
Pasar takjil dadakan ini berada di sepanjang Jalan Brawijaya. Sudah menjadi tradisi warga Kota Kediri setiap bulan ramadhan. Mereka menjajakan lauk-pauk, jajanan, minuman serta makanan tradisional khas daerah Kediri.

Tutus Ari, salah satu pedagang mengatakan, mulai membuka lapaknya sejak pukul 14.00 WIB hingga waktu magrib tiba. Tutus mengaku, bisa mendapat untung yang lumayan.
“Seperti saya ini pedagang kecil biasanya bisa mendapat omset dari Rp 400- 700 ribu. Sedangkan untuk yang pedagang besar beromzet hingga jutaan rupiah,” ujar Tutus Ari, Senin (23/7/12).
Transaksi jual-beli berlangsung sangat riuh. Ada ratusan pedagang takjil yang menjajakan dagangannya. Sementara, para pembeli umumnya ibu-ibu yang tidak sempat memasak untuk hidangan berbuka.

Dampak positif dari pasar takjil dadakan ini juga dirasakan oleh para tukang parker di sekitar lokasi. Rata-rata pembeli menyisihkan uang untuk ongkos parker, meskipun tidak dipatok bandrol.
Karena lokasinya di tepi jalan, pasar takjil dadakan ini menyebabkan arus lalu lintas sedikit terganggu. Untuk itu, pihak kepolisian dari Polres Kediri Kota disiagakan guna mengatur arus


Demikian informasi lowongan kerja kediri dan sekitarnya dari kotatahuku, untuk info lowongan kerja terbaru dapat anda lihat di :http://Daptar-kerja.blogspot.com
Simak juga Peluang Bisnis Menarik dari Avail di http://AvailOnline.web.id

Read more


Resep Tahu Campur

Sudah dua hari ini sobat Kota Tahu yang sedang berada di dhoha ngoyak-ngoyak atau istilah indonesianya mengejar-ngejar aq untuk posting resep Tahu Tampur hallah sampai keliru nulis, Tahu Campur. yach yang namanya dah jadi sohip ya harus ikhlas postingin. Siapa Tahu dengan aku kasih resep sobatku ini mau dengan suka rela ceklak-ceklik iklan adsense di www.secret-adsense.co.cc yang baru aja aku buat...
:bigsmile: ( Narsis Mode : ON )

Langsung aja silahkan dilihat, atau di copy paste juga gak papa, gak perlu izin koq, pokokny a buebassss. Resep Tahu Campur yang saya posting ini ada dua Versi, bedanya hanya pada sambal petis.

Versi yang ke 1

Bahan:
1500 ml air untuk merebus daging
300 gr tetelan daging sapi yang berlemak, potong2 menurut selera
2 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan:
5 buah bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt merica
1/2 ruas kunyit
1 sdt ketumbar sangrai
2 bauh jahe
3 batang serai
garam secukupnya
gula secukupnya

100 gr mi basah, seduh dengan air panas, tiriskan
50 gr taoge
2 potong tahu, belah dua, goreng matang
1 ikat daun selada

Perkedel singkong

Bahan:
500 gram singkong parut, memakai saringan halus sambil diperas, air buang.
250 ml minyak goreng

Bumbu, haluskan:
3 buah bawang merah
2 buak bawang putih
1 sdt ketumbar bubuk
3 lembar daun jeruk rajang halus
1/2 sdt bubuk kunir
1/2 sdt garam ( sesuai selera)
1/2 sdt gula (sesuai selera)

Cara membuat:
Campur parutan singkong dengan bumbu halus.
Bentuklah bulat lonjong seperti telor diameter 5 cm dan pipihkan.
Kukus selama 20 menit.
Kemudian goreng kedalam minyak yang telah dipanaskan hingga kuning kecoklatan.


Bumbu yang dihaluskan:
1 sdt ketumbar sangrai
3 siung bawang putih
8 lembar daun jeruk
1/2 ruas kunyit/ 1 sdt kunyit bubuk
gula pasir secukupnya
garam secukupnya

Sambal petis:
10 buah cabi rawit rebus, haluskan
3 sdm petis udang
1 buah bawang putih, goreng
3 sdm air matang

Cara membuatnya:

  • Didihkan 1500 ml air, masukkan daging dan rebus sampai daging cukup lunak dan sampai benar2 masak.
  • Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu halus, jahe dan serai sampai harum, angkat, masukkan ke dalam air rebusan daging. Kecilkan apinya dan didihkan terus selama kurang lebih 15 menit sampai bumbu meresap.
  • Untuk perkedel singkong: Campur singkong parut dengan bumbu halus, aduk rata. bagi menjadi beberapa bagian, bentuk bulat lonjong. Kemudian kukus sampai matang selama kurang 30 menit. angkat. Setelah dingin goreng sebentar sampai kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.
  • Sambal: haluskan bawang putih goreng bersama cabai rawit, lalu campur dengan petis udang dan air matang.

Penyajian:
siapkan piring ambil 1 sdm sambal petis, daun selada, potongan tahu, mi, taoge, irisan perkedel singkong dan kerupuk. Siram dengan kuah tahu campur panas.

Versi yang ke 2

Bahan:
1500 cc air
500 gram sandung lamur daging sapi, potong 2 x 3 x1 cm
500 gram tulang iga direbus hanya diambil kaldunya
2 batang daun bawang dipotong 2 cm
1 batang daun seledri dipotong 2 cm
2 batang serei digeprek
3 lembar daun jeruk purut
1 ruas jempol laos digeprek
1 sdm bubukan beef soup base

Bumbu yang dihaluskan untuk kuah daging:
5 buah bawang merah
4 buah bawang putih
1 sdt ketumbar bubuk
1/2 sdt merica
1 ruas jempol jahe
1/2 sdt bubuk kunir
1 sdt garam selera
1 sdm gula selera
1/2 sdt bubuk jinten (option)
50 cc minyak sayur

Pelengkap:
1 pak bakmi basah, atau 1/4 pak bakmi kering direbus, atau 2 bungkus suun
250 gram taoge rebus setengah matang
1 untai selada biefstick
2 kotak tahu ukuran 10 x 15 x 10 dipotong melintangtebal 1,5 cm, kemudian digoreng setengah kering
1 pak krupuk aci yang berwarna warni goreng
1 mangkok kecil petis no.2 tergantung selera
10 buah cabe merah di rebus dan gerus
10 buah bawang putih rajang dan goreng untuk campuran sambal

Cara membuat kuahnya:
1. Rebus balungan dan daging.
2. Tumis bumbu halus dengan minyak sampai kuning kecoklatan, masukan kedalam rebusan daging
3. Masukan sereh, daun jeruk, laos, garam, gula sampai dagingnya empuk, buang tulang.
4. Masukan seledri dan daun bawang.
5. Panaskan dengan api kecil, sisihkan

Perkedel singkong

Bahan:
500 gram singkong parut, memakai saringan halus sambil diperas, air buang.
250 ml minyak goreng

Bumbu, haluskan:
3 buah bawang merah
2 buak bawang putih
1 sdt ketumbar bubuk
3 lembar daun jeruk rajang halus
1/2 sdt bubuk kunir
1/2 sdt garam ( sesuai selera)
1/2 sdt gula (sesuai selera)

Cara membuat:
Campur parutan singkong dengan bumbu halus.
Bentuklah bulat lonjong seperti telor diameter 5 cm dan pipihkan.
Kukus selama 20 menit.
Kemudian goreng kedalam minyak yang telah dipanaskan hingga kuning kecoklatan.


Penyajian:
Ambil piring atau mangkok, taruh diatasnya 1/2 sendok petis, encerkan dengan kuah daging.
Tambahkan 1 sdt sambal, 1/2 sdt bawang goreng setelah itu diulek. Diatasnya sambal diberi secara berturut mulai dari potongan halus selada, potongan tahu 1 buah, potongan perkedel 1 buah, bakmi, taoge, baru disiram kuah anget2 plus dagingnya. Disampingnya diberi krupuk.


Read more


Bakso Kotak

Bakso, hayoo siapa yang belum Tahu Bakso ?!!?? yach kalo belom tahu bakso berarti keterlaluan...:binun: Pada posting ini saya tidak akan membahas apa yang dinamakan bakso atau dimana kita bisa mendapatkan bakso yang enak di kota Kediri, tapi saya akan memberikan resep bagaimana membuatnya, cuma resep bakso saya ini bukan bakso bulat-bulat seperti yang biasa kita temui.

bakso saya ini bentuknya Kotak-kotak, kenapa demikian ? karena saya belum bisa membuat yang bulet, susah untuk membuat yang bulet apalagi belum terbiasa seperti saya..heheheh






































Nach sekarang giliran anda untuk membuat bakso sendiri, Resep ini saya dapatkan dari RadarKediriOnline.

Semoga Bermanfaat....

Read more


Sate Bekicot Kediri

ab84pvsetq

KEDIRI agaknya bukan cuma layak dijuluki kota kretek, kendati perusahaan rokok raksasa milik PT Gudang Garam. Mungkin juga sudah usang jika cuma mengenal Kediri sebagai kota tahu. Ada satu lagi yang rasanya pantas dilekatkan pada kota yang terletak 130 km barat daya Surabaya ini. Yaitu Sate Bekicot, Mungkin kalau masuk acara TV tentunya akan masuk di sekmen Extrime Kuliner, memang bagi warga kediri makanan ini tidak terasa aneh dan angker, Tp mungkin bagi masyarakat kota besar yang sering mengkonsumsi fast food ala luar negeri makanan ini akan menjadi hal yang terasa aneh...

Di kediri ada 4 tempat untuk memdapatkan makanan tersebut, untuk wilayah kediri kota yang paling dekat bisa di datang ke Ibu Wariyanti (65), rumahnya yang terletak di Desa Dandangan gang I nomor 14.

Untuk kediri wilayah timur (pare) ada dua tempat, di Daerah Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri adalah terkenal sebagai penghasil bekicot, baik yang diperoleh dari tangkapan alami maupun yang sudah dibudidayakan. Warga di sana kemudian mengolah daging bekicot tersebut menjadi sate ataupun keripik.
Bagi anda yang sedang berkunjung ke Pare, tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Jengkol untuk mencoba menu yang satu ini. Anda bisa menikmati Sate dan Keripik Bekicot ini di seputaran Taman Thamrin Pare. Tepatnya di seberang selatan dari Taman Thamrin.

Sedangkan tempat terakhir untuk wilayah kediri Selatan anda bisa mencoba di jalan kediri blitar kilometer 13, tepatnnya desa Tegalan 300m dari per-empatan jimbun, kecamatan kandat. Ditempat yang satu ini penyajian sate bekicot sedikit berbeda dengan tempat lainnya, karena tidak memakai sujen atau tusuk. penyajiannya sate bekicot yang sudah matang di taruh di piring kecil langsung bersama bumbunya, dan nasi pada piring yang lain. di tempat ini juga menyediakan menu lain yaitu sate jamur.

Berani mencoba makanan ini... kalo saya sich dah tiap hari.. Satu kemasan pelastik kripik, berharga Rp 3.500. Sedang sate bekicot berharga Rp 5.000 (untuk 20 tusuk). Murah khan... tunggu apalagi segera datang ke kediri dan buktikan kelezatannya, Selain lezat Daging bekicot, diyakini dan diasumsikan manjur untuk penyakit kulit, asma, dan sakit lambung, dan masuk angin.

Read more


Pecel Punten

Sebenarnya Pecel punten Bukan makanan khas kota kediri, Namun Warung yang menjual Pecel punten inilah yang mempunyai ciri khas tersendiri, lain halnya dengan Pecel dan tumpang, memang telah melekat bagi warga Kediri. Pagi, siang, bahkan malam, pecel selalu dicari dan dinanti para penikmatnya. Panganan dari berbagai sayuran dan siraman bumbu pecel ini biasanya dimakan dengan nasi dan rempeyek. Plus berbagai lauk-pauk.

Trus Apa sich Pecel punten itu ? Punten merupakan panganan sejenis jadah. Terbuat dari beras dan kelapa. Kalau pecelnya gak ada perbedaan dengan pecel pada umumnya. Hanya saja tidak memakai nasi, Melainkan diganti punten dan kerupuk pasir.


Pecel punten kreasi Sumiati ini memang istimewa. Karena, panganan ini masih jarang ditemui. “Paduan pecel dengan punten ini memang belum banyak yang jual,” terangnya. Apalagi rasanya juga mantap. Sayuran untuk pecelnya adalah kangkung, bayem, kenikir, kembang turi, kecipir, kacang, dan kecambah. “Kadang sayurnya digilir juga, karena nggak setiap hari ada,” lanjut perempuan berusia 43 tahun ini.

Semua bahan dimasak sendiri oleh Sumiati, dibantu dengan pegawainya. Baik punten dan sambel pecel. “Sambel pecel sama saja bahannya dengan yang lain, tapi lebih berani bumbu,” ujar ibu tiga anak ini. Ini yang membuat rasa sambel pecelnya sedap dan nikmat.

Ide Sumiati yang asli Blitar ini berawal saat merawat ibu mertuanya yang sakit darah tinggi dan kencing manis. Karena, tak boleh mengkonsumsi nasi, dia pun mengganti nasi dengan punten. Ternyata hal itu bisa membantu menyembuhkan sang ibu.

"Matur suwun, mbenjeng mriki maleh nggih!" ( artinya: Terimakasih, besok kesini lagi ya) seru keluarga Sumiati kepada setiap pembeli sembari tersenyum. Kata-kata inilah yang kini menjadi ciri khas warung pecel punten ibu sumiarti.

Lha terus lokasinya dimana.....? kok dari tadi nyrocos terus...:siul: iya..ya.. Lokasinya deket kok... yaitu sebelah rumah mertua aku...:mumet: Aduchh penulisnya ini mbuletisasi... Rumah mertuamu tu mana ??!!!??
:sorry: iya tak kasih tahu...Tempatnya pabrik gula Pesantren Baru ketimur sampai terminal bayangan Tempurejo, dari terminal ini masih ketimur kira2 700m pokoknya kalau ada agen jamu tradisional Putri Gunung Jati, Pas sebelah timurnya. nah kalo Agen Putri Gunung Jati itu rumah mertua aku..Hayo siapa yang butuh Jamu Putri Gunung Jati klik disini Hallah kok jadi jualan jamu...
Bagi yang senggah di kediri rugi kalo gak dicoba...Buka dari jam 09.00-16.00 WB (kalo weekend lebih awal tutupnya, coz suka udah habis sebelum jam 4 sore). Mampir yakkk!!


Read more


Stik Tahu Kediri

Kediri memang terkenal dengan produk tahu Takwa. Namun karena tahu tak mudah dibawa sebagai oleh-oleh dan kurang tahan lama, maka diadakan Modifikasi dari tahu tersebut ( koq kaya' otomotif aja yachh, pake di modifikasi). Dari hasil modif tersebut Yang paling khas adalah stik tahu. Produk ini banyak ditemukan di berbagai toko oleh-oleh. Namun lebih sip jika kita dapat langsung membeli pada produsennya. Salah satu merk yang cukup banyak beredar adalah stik tahu UD Pamenang. Lokasinya ada di RT 01 RW 02 Desa Toyoresmi, Kec Gampengrejo.

Umumnya pembuat Stik Tahu berawal dari produsen Tahu. Begitu pula usaha milik pasangan Bpk Gatot Siswanto (35) Ny Dewi Purwasih (29) ini. Mereka sudah membuat tahu sejak tahun 80-an. Produknya tahu sayur dan Tahu Takwa. Tahu sayur adalah tahu biasa berwarna putih. Sedangkan tahu takwa diberi warna kuning dengan merebusnya dalam air kunyit.


Proses pembuatan tahu dan stik tahu agak mirip. Bedanya dimulai sejak press (penekanan) tahu. Caranya, Seperti Yang sudah saya bahas di artikel Tahu Takwa Kediri. Sedangkan untuk Stik Tahu, proses Pemerasannya mencapai 3 jam. "Jadi airnya diperas lebih banyak hingga tahunya agak pipih,".

Tahu pipih ini lalu diiris memanjang dan dijemur selama 3 hari jika cuaca bagus. Saat musim hujan. terpaksa Harus menggunakan mengoven hingga kering. Stik dianggap kering jika telah menyusut, keras dan mengeluarkan minyak. Jika dipatahkan, didalamnya pun telah padat. Setelah itu digoreng hingga matang dan renyah. Stik tahu pun siap disantap atau dijual. Rasanya mirip kerupuk berbahan tahu. Gurih dan renyah.:jempol::jempol:

Stik Tahu umumnya dalam kemasan plastik seberat 1 ons. Di toko atau pasar, harganya bisa mencapai Rp 5-6 ribu per bungkus. Selain itu juga ada kemasan kecil yang dijual Rp 500 - Rp 1.000 per bungkus. Untuk para pedagang yang hendak mengemas ulang, Stik Tahu dijual dalam ukuran karung plastik. Stik tahu ini bisa bertahan hingga 5 bulan jika disimpan dalam kondisi baik dan tertutup rapat.

Read more


Sambel Tumpang Kediri

Sambel Tumpang, Mungkin bagi orang-orang yang berdomisili di kediri dan sekitarnya sudah tidak asing lagi dengan sambel tumpang. Makanan ini juga merupakan salah satu makanan khas dari kediri (Karisidenan Kediri) Entah dulu yang buat itu orang kediri bagian mana, aq juga belum tahu. Makanan ini ngetop di Jawa Timur (Kediri, Kertosono, dsk bahkan sampai Surabaya). Dimakan dengan nasi pecel. Jadi sambel tumpangnya disiram di atas nasi pecel gitu. Kalau saya sih karena penggemar berat sambel tumpang, biasanya saya makan begitu saja sama nasi...slurrp...! Tanpa pecel pun jadi.

Bila kita berkunjung ke Kediri, Blitar, Tulung agung, Kertosono dan sekitarnya tiap warung yang menjual menu nasi pecel pasti ada sambel tumpangnya juga, dan ini hanya ada di kediri, kita tidak akan menemukan sambel tumpang bila sudah keluar dari karisidenan kediri, contohnya malang, kita tidak akan menjumpai sambel tumpang, padahal ada salah satu kabupaten malang yang namanya TUMPANG, tapi tetep aja orang Tumpang tidak tahu apa itu sambel tumpang.

Berikut ini saya berikan resep cara membuat sambel tumpang dari emak saya....

Bahan :
1.Tempe segar
2.Tempe bosok (busuk)
3.Lengkuas
4.Daun Salam
5.Santan
6.Air secukupnya (sesuai selera)

Bumbu halus:
1.Bw putih
2.Cabe rawit/Cabe merah
3.Ketumbar
4.Kencur
5.Daun jeruk
6.Garam
7.Sedikit gula jika suka

Cara Masak :
1. Haluskan kedua jenis tempe (Jowo:Diulek).
2. Masak tempe halus bersama semua bumbu, kecuali santan, hingga mendidih. Masak terus hingga beberapa saat hingga bumbu meresap.
3. Masukkan santan, rebus kembali hingga mendidih. Angkat.

Bagaimana ? Bisa gak kira2 buat sendiri? Kalo aq mending ke warung aja, Bingung nich diterangin manyokap cara buatnya.....Tapi Harus diacungin jempol buat orang Kota Tahu Kediri yang benar2 Keratif, Gimana gak kreatif, tempe yang udah busuk aja masih dimasak, Halal, Dan Lezat....:jempol:

Read more


Gethuk Pisang

Selain tahu takwa Kediri jyga mempunyai makanan atau lebih tepatnya jajanan khas yaitu gethuk gedhang / gethuk pisang. Sebenernya masih banyak makanan khas lainnya seperti Sambel Tumpang, Stik Tahu, Krupuk Upil. Tadinya sich aku mau posting Sambel tumpang, cuman tadi belum sempat tanya resepnya ama Emak :cape:.

Meskipun tak setenar saudara tuanya tahu takwa yang sudah terkenal lebih dulu gethuk pisang tetap menjadi makanan khas Kota Kediri. :baca: Konon cerita, gethuk pisang ini sudah ada sejak jaman kerajaan Kadiri. Saking enaknya, gethuk pisang ini menjadi makanan favorit Dewi Sekartaji. Bahkan konon karena rasa yang begitu enaknya, sampai-sampai para dewa sampai rela turun ke bumi untuk mencari Gethuk pisang buatan rakyat kerajaan Kadiri. Entah benar atau tidak cerita itu, namanya juga legenda. Lagian waktu itu aku juga belum lahir..:donal:


Sesuai namanya, gethuk pisang dibuat dari buah pisang. Bentuknya bulat panjang, sekitar 15 sentime-ter, dan ber-warna merah kecoklatan. Kemasannya biasa dibungkus dengan daun pisang. Gethuk pisang dibuat khusus dari pisang Raja Nangka. Raja Nangka pilih karena punya aroma dan rasa yang khas manis asam. Rasa manis asam inilah yang membuat rasa gethuk pisang men-jadi khas asam manis tanpa gula. Pisang Raja Nangka pilih yang setengah matang dikupas kulitnya, setelah itu dikukus hingga beberapa jam hingga warnanya berubah kemerahan. Pisang yang sudah berubah warnanya lalu ditumbuk sampai halus lalu dibungkus dengan daun pisang. Proses itu dilakukan selagi pisang masih panas sehingga menghasilkan warna dan rasa yang khas. Tanpa tambahan zat apa-pun tidak juga gula maupun bahan pengawet. Ini juga mungkin yang menyebabkan gethuk pisang tidak bertahan lama, hanya dua hari pada suhu kamar dan sekitar empat hari pada lemari pendingin.

Bagi yang ingin mencoba silahkan mampir ke diri, tidak sulit untuk mene-mukan Tahu takwa dan gethuk pisang di Kota Kediri, karena hampir di semua toko yang menjual makanan khas Kediri selalu ada Tahu takwa dan Si gethuk pisang di sana. Berderet-deret toko makanan khas Kota Kediri terutama di sepanjang jalan Yos Sudarso dan di sepanjang Jalan Patimura. Gethuk Pisang kebanyakan dibuat oleh home industri yang ada di Kediri selain membuat tahu kuning.
Coba dech Pokoknya :jempol:

Read more


Tahu Takwa Kediri

Tahu Kuning Kediri, Atau sering juga disebut Tahu Takwa, merupakan produk unggulan Kediri, Jawa Timur. Makanan yang unik berwarna kuning ini sangat digemari masyarakat Kediri dan sekitarnya. Rasa yang khas, kenyal, bentuk yang unik, berbeda dengan tahu-tahu yang ada di pasaran sekarang ini. Diprediksi mulai diproduksi sekitar tahun 1920-an dan booming pada awal tahun 1950-an. Menjadi oleh-oleh khas Kediri, kota kecil di kaki Gunung Kelud, Jawa Timur.

Pelopor dan Legenda Pabrik Tahu Takwa Kediri
Pelopor industri tahu Kediri adalah Lauw Soe Hoek atau hingga kini lebih dikenal sebagai Bah Kacung. Ia mulai merintis usaha tahu sejak 1912. Saat ini usahanya telah diteruskan oleh cucunya Herman Budiono setelah putranya Yosef Seger Budisantoso (Lauw Sing Hian) meninggal bulan Mei 2008 lalu.


Sejak dahulu sejak pagi buta toko Bah Kacung telah melakukan aktivitasnya. Toko ini telah buka untuk melayani pembelinya sejak jam 6 pagi hingga jam 8 malam. Sebagai penerus generasi ke-3 Herman tetap berusaha menjaga tradisi yang telah ditetapkan oleh kakeknya itu.

Salah satu cara untuk menjaga “citra” tahu Bah Kacung adalah masih tetap mempertahankan cara tradisional dalam membuat tahu Bah Kacung. Peralatannya masih dibuat dari kayu dan batu, serta dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia. Bahkan, pembakarannya masih menggunakan kayu. “Dengan menggunakan gilingan ini rasa tahu lebih gurih karena bubur kedelai tidak lumat terlalu halus seperti hasil jika digiling dengan mesin. Bahkan ampas tahunya masih terasa gurih.” Jelas Herman.

Sementara itu, industri tahu Kediri lain sudah lebih maju. Mereka berproduksi dengan peralatan dan kemasan moderen berbahan pengawet, sehingga bisa mengirim tahu ke luar Kediri. Tak heran jika kapasitas produksi Bah Kacung pun terbatas. Malah, sampai sekarang mereka tidak membuka cabang atau menitipkan tahunya ke agen manapun.

Hingga saat ini meski Bah Kacung telah meninggal tahun 1963, namun tahu Bah Kacung masih bisa kita nikmati dan membeli di tokonya yang terletak di Jalan Trunojoyo pecinan kota lama Kediri. Tahu produksi Bah Kacung memang telah menjadi legenda Kediri.

Proses pembuatan
Kedelai direndam dulu selama enam jam. Setelah kulit arinya dapat terlepas, kemudian digiling menjadi adonan bubur halus. Kedelai yang digiling akan berubah menjadi bubur encer kedelai putih.

Selanjutnya, bubur encer putih ini dimasak usahakan Apinya tidak boleh terlalu besar dan juga tidak boleh mati. Jadi, seluruh bagian cairan kedelai bisa matang dengan sempurna.

Lalu setelah matang disaring dengan kain hingga terpisah dengan ampasnya (ampas ini biasanya ada yang membeli untuk diolah menjadi tempe menjes).

Cairan ini harus diaduk perlahan dengan takaran tertentu dicampuri cuka. Setelah menggumpal, barulah adonan lumat ini dituang dalam cetakan. Usai diratakan dan ditekan supaya padat, gumpalan tadi dipres dengan alat dari kayu. Supaya tahunya sama sekali tidak berair, alat pres tadi diberi empat gandulan besi. Masing-masing beratnya 20 kg. Setelah dipres dengan besi selama seperempat jam, tahu dipotong dan siap dijual.

Sampai disini proses pembuatan tahu sudah selesai, dan disinilah bedanya antara tahu biasa dengan tahu takwa atau tahu kuning Kediri, untuk pembuata tahu takwa harus melewati satu proses lagi yaitu Tahu putih tadi harus dimasak dalam campuran air dan tumbukan kunyit, serta sedikit garam. Itu sebabnya, rasa takwa gurih dan sedikit asin. Warnanya juga kuning dan baunya lebih harum ketimbang tahu biasa. Tahu takwa juga enak dimakan begitu saja, tanpa dimasak terlebih dulu.


Read more

Avail Online distributor kediri

Donasi buat KotaTahuku

Merasa Blog ini bermanfaat ? Dukung blog ini dengan sedikit donasi dari anda..

Avail Bisnis

Obrolan Santai


RecycleBlog