Domain From Hospital


Alhamdulillah setelah lebih dari dua minggu menghilang dari dunia blogospere, blog kotatahuku kini muncul dengan alamat baru www.kotatahuku.info

mungkin rekan-rekan sobat blogger sekalian bertanya, kemana saja selama 2 minggu tersebut... hanya seorang sobat kotatahuku yang mengetahui keberadaan saya yaitu sobat sifa owner blog http://www.siluetmalam.blogspot.com/ .

Pada postingan yang ke 100 ini saya tidak akan membahas apapun selain rasa syukur saya kepada ALLAH yang telah memberikan cobaan kepada keluarga kami hingga kami sekeluarga mendapatkan hikmah yang begitu besar.

Pada awalnya cobaan itu kami anggap sepele, Bermula saaat ayahanda tercinta mengeluhkan kalau tenggorokannya serasa sulit untuk menelan ludah, kami pikir hanya radang tenggorokan biasa (jawa=pancingen). Karena sudah merasa sulit untuk makan dan minum akhirnya kami memeriksakan ke sebuah rumah sakit rujukan PT. Telkom Kediri, kebetukan ayahanda adalah Purna Telkom. Dari sinilah cobaan tersebut terasa mulai berat, setelah dapat pemeriksaan dokter jaga bagian UGD, ayahanda dirujuk untuk menjalani rawat inap.

Sore hari tepatnya hari rabu tanggal 23 September 2009 ayahanda harus menjalani tindakan medis yaitu pemasangan selang makan atau Sonde (selang nasogastrik). Dari sini pula ayahanda mengalami trauma yang luar bisa, entah karena perawat yang memasang NGT (selang nasogastrik) kurang berpengalaman atau tekniknya salah apa bagaimana saya juga tidak mengerti, yang saya tahu dari 3x pemasangan NGT tersebut tidak berhasil dan terjadi pendarahan, yang mengakibatkan trauma pada ayahanda. serta yang bikin saya merasa kecewa pada pelayanan RS tersebut adalah pada saat pemasangan NGT yang ketiga, memang saya tidak melihat langsung proses pemasangan NGT karena ditutup selambu (korden), saya hanya bisa mendengar pembicaraan perawat tersebut, dan maaf kata-kata yang di keluarkan perawat tersebut sangatlah tidak pantas di dengar oleh pasien yang mengalami trauma, bukannya membujuk supaya pasien tersebut berani dan mau dipasang NGT tapi malah mengancam agar pihak pasien bersedia tanda tangan jika terjadi apa-apa karena pasien menolak tindakan medis yang di berikan oleh perawat. Andaikata di indonesia dan Agama membunuh itu tidak dilarang, pasti sudah aku bunuh perawat tersebut :badboy:. bagaimana tidak, kita pergi ke rumah sakit untuk mencari kesembuhan tapi sampai di RS malah diancam...

Akhirnya pemasangan NGT di tunda sampai ada kunjungan dokter. Ke esokan harinya setelah dapat kunjungan dokter ternyata NGT tersebut boleh tidak di pasang dan ayahanda makan dan minum secara normal dan pindah kamar kelas 2. karena keinginan untuk sembuh yang besar meskipun sulit makan dan minum ayahanda tetap berusaha.

Dua hari berlalu dan kondisi ayahanda makin membaik, namun pada hari ketiga waktu dini hari tiba-tiba ayahanda terbangun dan terbatuk-batuk serta merasakan kaku pada rahang hingga sulit membuka mulut, kondisi ini makin parah hingga hari ke empat, tepatnya tanggal 26 september 2009, kami kembali ditunjukkan ke tidak seriusan penanganan pasien yang mempunya fasilitas Yakes Telkom (ASKES Untuk Telkom), biasanya tiap pukul 7 pagi perawat memberikan resep obat untuk di ambil di apotik, setelah saya tunggu sampai jam 12 koq gak ada resep yang harus diambil ??? akhirnya saya coba bertanya ke perawat yang jaga, "mas apa gak ada resep yang diambil??" perawat tersebut menjawab, ada mas... ini resepnya... mendengar jawaban tersebut saya terkejut sambil misuh2 :marah:dalam hati... truz kerja perawat dari tadi pagi sampai siang bolong ngapain saja ??? mestinya perawatnya memberikan resep ke keluarga pasien bukannya pasien yang minta resep.... kemudian resep obat aku tebus di apotik dan resepnya diminta oleh perawat tersebut, obatnya disuruh membawa masuk ke kamar pasien.. kalau pada hari sebelumnya setelah resep diminta perawat selang beberapa menit perawat tersebut menyiapkan obat untuk pasien tapi kali ini aku tunggu sampai satu jam perawatnya gak datang, aku inisiatif tanya ke perawatnya... ealah lha koq perawatnya asik mainan hp hurfh pingin :apes: tak lempar bata tuch perawat, truz tak tanyain, mas obatnya diminum kapan ??? di bilang sekarang.... seumpama yang yang jaga pasien gak nanya trus bagaimana jadinya....???
Sore harinya keadaan ayahanda tambah buruk, nafasnya mulai tersengal2, aku coba panggil perawat (bukan perawat yang tadi) dan perawat tersebut memasang Oksigen untuk membantu pernafasan. Ternyata bantuan oksigen tersebut tidak banyak membantu, akhirnya aku meminta perawat untuk memanggilkan dokter karena kondisinya sudah semakin memburuk, namun sayang ternyata tidak ada dokter yang bisa datang dan harus nunggu hari senin, padahal saat itu masih hari sabtu jam 6 sore. Kok bisa ya Rumah Sakit yang notabennya mempunyai banyak dokter spesialist kok malah dokternya gak ada yang bisa datang... :cape:truz rumah sakit macam apa ????

Akhirnya terpaksa ayahanda aku ajak pulang paksa karena untuk menunggu hari senin jelas gak mungkin, setelah pulang paksa langsung aku bawa ke dokter spesialist THT, baru disinilah penyakitnya diketahui.. ternyata ayahanda terkena infeksi *TETANUS, seperti yang telah kita ketahui tetanus adalah pengakit yang mempunyai angka kematian 50%. Alhamdullilah aku berinisiatif pulang paksa, kalau tidak mungkin hari senin tinggal nama... dan rumah sakit tersebut tidak akan mau disalahkan karena penanganan yang kurang maksimal dan terkesan lambat. * keterangan apa itu tetanus bisa anda baca disini atau disini

Setelah dapat surat rujukan dari dokter spesialist THT, ayahanda saya bawa ke rumah sakit swasta di kediri dan langsung masuk kamar ICU sampai 8 hari. selama di ICU kami sekeluarga hanya bisa berdoa dan berdoa...disini pula aq bisa merasakan betapa besar Kuasa ALLAH, betapa besar kekuatan sebuah doa, betapa berartinya sebuah sahabat ( terima kasih pada sobat sifa yang telah memberikan support dan doanya kepada kami). Di rumah sakit ini selang makan atau Sonde (selang nasogastrik) bisa terpasang, dan anehnya ayahanda tidak merasakan sakit sama sekali, entah ini mukjijat atau memang tenaga medisnya lebih berpengalaman, aku juga tidak tau...

Hari demi hari telah kulalui dengan berdoa tiap malam, tanpa terasa sudah 17 hari aku menginap di rumah sakit, dan kondisi ayahanda tiap hari makin membaik, hingga pada tanggal 14 Oktober 2009 ayahanda di ijinkan pulang dan dirawat dirumah. Alhamdullillah Hari ini ayahanda sudah semakin membaik.

Sekali lagi aku Bersyukur kepada ALLAH telah banyak menunjukkan kuasanya pada aku, salah satu yang paling nyata adalah masa penyembuhan pasien tetanus biasanya paling cepat adalah satu bulan, tapi berkat kuasa ALLAH ayahanda dalam waktu 2 minggu atau setengah bulan bisa dinyatakan sembuh.. ALHAMDULILLAH Ya ALLAH....

Baca Juga Artikel menarik di bawah ini :

3 comments to "Domain From Hospital"

  • syukur alhamdulillah kini ayah mas dh sehat dan berkumpul lagi dengan keluarga di rumah., sifa turut bahagia mendengarnya, saya juga sangat bersyukur atas persabatan yang terjalin lewat blog ini, thanks tuk supportnya tuk sifa dan papa. alhamdulillah kondisi pa2 dh membaik, penglihatannya dh mulai normal dan gula darahnya juga dh stabil. slam tuk keluarga di rumah ^_^

  • baru kemarin sy baca artikel mas ini, sekarang br bisa kasih koment .. cause net lg lambat ... :)

    Memang mas layanan RS suka bikin kecewa, matrealis mereka membuat tabir atau menghalangi dari kegiatan mulia yang semula yaitu mengutamakan masyarakat yang butuh pertolongan. kalo diamati sudah jd mayoritas ...

    btw ... papa mas kriepz dah sembuh yaa, syukur alhamdulillah ... biar sehat selalu sekeluarga ya mas .... !! :) salam

  • top markotop..salam kenal kang

Post a Comment

Donasi buat KotaTahuku

Merasa Blog ini bermanfaat ? Dukung blog ini dengan sedikit donasi dari anda..

Mungkin Yang Anda Cari

Avail Bisnis

Obrolan Santai


RecycleBlog